DIKPORABANTULNEWS - Dalam rangka menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bantul sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Kesetaraan pada hari Sabtu, 25 Juli 2026. Bertempat di Aula SKB Bantul, acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB ini mengusung tema besar "Siap Melangkah di Tahun Ajaran Baru: Penguatan Tata Kelola dan Implementasi Standar Nasional Pendidikan Kesetaraan".
Kegiatan ini merupakan langkah strategis daerah untuk memastikan kesiapan lembaga pendidikan nonformal dalam memberikan layanan pendidikan yang terstandarisasi. Bimtek ini dihadiri secara luring oleh 80 peserta yang terdiri dari Penilik, Koordinator Wilayah PKBM, Ketua DPD FK-PKBM, serta 68 Kepala dan Tutor yang mewakili 38 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan 1 Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di seluruh Kabupaten Bantul.
Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Dikpora Kabupaten Bantul, dalam sambutannya, memberikan penekanan yang sangat kuat terkait urgensi perbaikan mutu dan tata kelola kelembagaan secara menyeluruh.
"Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP)—khususnya Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, dan Standar Pengelolaan—adalah barometer mutu layanan pendidikan kita," tegas Kepala Bidang PAUD dan PNF dalam sambutannya.
Lebih lanjut, beliau menitipkan pesan penting kepada seluruh pimpinan lembaga. "Saya menekankan kepada seluruh pimpinan satuan pendidikan kesetaraan untuk tidak memandang standar ini sekadar sebagai pemenuhan dokumen administratif, melainkan sebagai pedoman implementasi riil yang berdampak langsung pada kompetensi warga belajar," tambahnya.
Beliau juga mengajak seluruh pihak yang hadir untuk terus memperkuat sinergi kelembagaan. "Mari kita satukan langkah, perkuat sinergi antara Dinas, Penilik, SKB, dan PKBM, untuk menjadikan pendidikan kesetaraan di Kabupaten Bantul tidak hanya sebagai 'pendidikan alternatif', melainkan 'pendidikan pilihan' yang bermutu dan berdaya saing," pesannya dengan penuh optimisme.
Untuk membedah tuntas regulasi dan teknis implementasinya, Bimtek ini menghadirkan Dr. Drs. Fauzi Eko Pranyono, M.Pd., Ketua Harian Dewan Pembina DPP ASTINA, sebagai narasumber utama. Sepanjang acara, narasumber memaparkan tiga materi esensial: strategi persiapan SKB/PKBM menghadapi tahun ajaran baru, implementasi 4 Standar Nasional Pendidikan (SKL, Isi, Proses, dan Penilaian) dalam kurikulum, serta penguatan Standar Pengelolaan lembaga.
Dalam sesinya, Dr. Fauzi Eko Pranyono mengingatkan bahwa program kesetaraan Paket A, B, dan C bukanlah sekadar formalitas penyetaraan ijazah semata. Pendidikan kesetaraan harus menjadi proses belajar yang holistik agar mampu menghasilkan lulusan dengan profil utuh, memiliki keterampilan vokasional, kemandirian, dan kesiapan terjun di dunia kerja maupun wirausaha mandiri. Beliau juga menyoroti pentingnya integrasi sistem manajemen berbasis informasi digital untuk mendukung kualitas perencanaan dan pengawasan pendidikan.
Melalui Bimtek ini, Dinas Dikpora Kabupaten Bantul berharap seluruh SKB dan PKBM dapat segera merampungkan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) beserta modul ajarnya yang adaptif, guna menjamin warga belajar di Kabupaten Bantul mendapatkan hak pendidikan terbaik di tahun ajaran yang baru ini. (RAA)


