WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI TIM PENULIS BUKU PENDAMPING BAHASA JAWA SD DIKPORA BANTUL

Bantul, 27 Juli 2026 – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi Tim Penulis Buku Pendamping Bahasa Jawa SD yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu, 27–29 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Ki Hadjar Dewantara Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Guru Bahasa Jawa dari 17 kapanewon se-Kabupaten Bantul yang tergabung sebagai tim penulis buku pendamping pembelajaran Bahasa Jawa jenjang Sekolah Dasar. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan Buku Pendamping Pembelajaran Bahasa Jawa SD sehingga dapat menjadi bahan ajar yang lebih berkualitas, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi peningkatan kompetensi bagi guru penulis Buku Pendamping Mata Pelajaran Bahasa Jawa SD Kelas I sampai dengan Kelas VI. Materi yang disampaikan meliputi penguatan penyusunan perangkat pembelajaran, pengembangan isi buku yang sesuai dengan capaian pembelajaran, penggunaan bahasa yang komunikatif, serta penyusunan LKPD yang mendorong peserta didik aktif, kreatif, dan mencintai budaya Jawa.

  

Workshop juga menjadi wadah diskusi dan kolaborasi antarguru dalam menyusun materi pembelajaran yang tidak hanya memenuhi standar kurikulum, tetapi juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai budaya, karakter, dan kearifan lokal Kabupaten Bantul. Melalui forum ini, para peserta saling bertukar pengalaman dan menyusun rekomendasi untuk penyempurnaan buku pendamping Bahasa Jawa yang akan digunakan di satuan pendidikan.

Dengan terselenggaranya workshop ini, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul berharap kualitas Buku Pendamping Pembelajaran Bahasa Jawa SD semakin meningkat sehingga dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, menarik, serta menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap bahasa, sastra, dan budaya Jawa sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bantul dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan bahan ajar yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah.