DIKPORABANTULNEWS - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul pada hari Kamis (23/7) siang telah menerima audiensi resmi dari Asosiasi PAUD Inklusi Kabupaten Bantul. Pertemuan yang dihadiri oleh 8 orang pengurus asosiasi ini bertujuan untuk memaparkan rencana evaluasi dan keterlaksanaan program kerja asosiasi, serta meminta arahan teknis dari pihak dinas.
Disdikpora Kabupaten Bantul menyambut baik inisiatif strategis ini dan memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja proaktif asosiasi. Dalam pertemuan tersebut, Disdikpora kembali menegaskan status Asosiasi PAUD Inklusi sebagai mitra strategis resmi yang diakui kedinasan. Komitmen ini telah diperbarui melalui SK Kepala Dinas Nomor 76 Tahun 2024 yang berlaku hingga tahun 2027.
Dukungan Taktis Bimtek Pendidikan Inklusi 2026
Sebagai wujud komitmen nyata, Disdikpora akan memfasilitasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Inklusi pada bulan Juli hingga Agustus 2026 bagi 68 peserta pendidik PAUD. Untuk memastikan pemerataan kompetensi dan mencegah eksklusivitas, penjaringan peserta akan
dilakukan secara proporsional melalui kemitraan dengan organisasi utama PAUD lainnya seperti IGTKI, IGABA, dan HIMPAUDI.
Lebih lanjut, merespons komunikasi intensif yang telah dibangun sebelumnya, Disdikpora menaruh atensi penuh terhadap usulan pembentukan Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI). Saat ini, dinas tengah mematangkan kerangka alur penetapan SPPI yang mencakup empat fase utama.
Sebagai bentuk pemantauan dan evaluasi (Monev) secara berkelanjutan, Disdikpora juga telah memproyeksikan penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Akhir Tahun, yang pelaksanaannya akan disesuaikan dengan serapan anggaran di triwulan IV tahun 2026. Dengan langkah-langkah konkret ini, Disdikpora Kabupaten Bantul dan Asosiasi PAUD Inklusi optimis dapat mencetak ekosistem pendidikan inklusi yang sehat, merata, dan sepenuhnya mendukung pemenuhan hak belajar bagi seluruh anak di Kabupaten Bantul tanpa terkecuali. (RAA)
