Bantul, 30 Juli 2026 – SDUA mendapat kehormatan menjadi lokasi pembelajaran dan berbagi praktik baik dalam kegiatan ASEAN Prime 3 Cross Line Exchange yang mengusung tema Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar peserta dari berbagai negara ASEAN dalam memperkuat upaya mewujudkan satuan pendidikan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi bencana.
Melalui program ini, para tamu dan delegasi memperoleh kesempatan untuk mempelajari implementasi praktik baik SPAB yang telah diterapkan di sekolah, sekaligus berdiskusi mengenai strategi penguatan budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan. Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dengan semangat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MDMC Bapak Budi Setiawan, perwakilan delegasi negara-negara ASEAN, perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), perwakilan AHA Centre, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Bapak Nugroho Eko Setyanto, S.Sos., M.M., Pengawas Sekolah, serta Ketua Majelis PAUD Dasmen Muhammadiyah, Ibu Tutik.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam mendukung penguatan program Satuan Pendidikan Aman Bencana sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh peserta didik.
Melalui kolaborasi lintas negara ini diharapkan semakin banyak praktik baik yang dapat diadaptasi dan dikembangkan oleh satuan pendidikan, sehingga budaya sadar risiko dan kesiapsiagaan bencana dapat tumbuh sejak dini di lingkungan sekolah.
Pemerintah Kabupaten Bantul bersama seluruh mitra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga sinergi yang terjalin mampu melahirkan langkah-langkah nyata dalam membangun generasi yang tangguh, berkarakter, serta siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
