Bantul, 19 Agustus 2026 — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul turut mendukung penuh kegiatan Projek Pembelajaran Komunitas yang digelar TK Islam Bina Lembaga, Manding, Bantul, hasil kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FKG UMY) dan Fakultas Kedokteran Gigi Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini berlangsung di TK Islam Bina Lembaga pada pukul 09.00–11.30 WIB, sebagai rangkaian dari program dua hari yang telah dimulai sejak 18 Agustus 2026.
Kehadiran Disdikpora Bantul dalam kegiatan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan kualitas kesehatan anak usia dini, khususnya melalui kolaborasi lintas institusi dan lintas negara yang menyasar langsung satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) di wilayah Bantul.
Kegiatan ini menghadirkan dua akademisi dari Universiti Malaya, yaitu Prof. Dr. Norintan binti Ab Murat dan Dr. Noor Syahidah binti Hasanuddin, bersama 23 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi. Dari pihak FKG UMY, hadir Dr. drg. Likky Tiara Alphianti, Sp. KGA, drg. Afina Hasnasari, MPH, dan drg. Iwan Dewanto, MM., Ph.D., didampingi 17 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi.
Mewakili Disdikpora Bantul, hadir Edy Sutrisno selaku Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAU) dan Pendidikan Nonformal (PNF). Kehadirannya menegaskan komitmen Disdikpora Bantul dalam mengawal dan mendukung program-program inovatif yang menyasar tumbuh kembang anak usia dini di wilayah kerjanya, termasuk kegiatan lintas negara seperti ini. Turut hadir pula Lurah Trirenggo Ernawati Kusumaningrum, M.Or., perwakilan Yayasan Tarbiyatul Falah Yuni Purwati, M.Pd., Dukuh Manding, Komite Sekolah, serta Kepala Sekolah dan jajaran guru TK Islam Bina Lembaga.
Dua Fokus Utama: Pemeriksaan dan Edukasi
Kegiatan kerja sama ini dilaksanakan dalam dua tahap. Pada 18 Agustus 2026, tim dari FKG UMY melakukan pemeriksaan kesehatan gigi secara langsung kepada anak-anak. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui kondisi gigi dan mulut anak sejak dini, sehingga apabila ditemukan masalah atau kelainan gigi dapat segera terdeteksi. Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya dapat dijadikan acuan bagi pihak sekolah maupun orang tua dalam menentukan langkah perawatan lanjutan.
Sehari berikutnya, pada 19 Agustus 2026, giliran tim dari Universiti Malaya Kuala Lumpur memberikan edukasi mengenai kesehatan gigi dan pencegahan sakit gigi. Materi disampaikan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini agar mudah dipahami dan menyenangkan. Melalui sesi ini, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, cara menyikat gigi yang benar dan teratur, pemilihan makanan serta minuman yang baik bagi kesehatan gigi, hingga mengenali kebiasaan yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Membangun Kebiasaan Sehat Sejak Usia Dini
Kegiatan kerja sama internasional ini digagas dengan sejumlah tujuan, yaitu meningkatkan kesadaran anak usia dini akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan gigi serta mulut, mengetahui kondisi kesehatan gigi anak melalui pemeriksaan langsung oleh tenaga kesehatan yang kompeten, memberikan edukasi cara menjaga kebersihan gigi dan mulut yang benar, serta membiasakan anak menjadikan kesehatan gigi sebagai bagian dari pola hidup bersih dan sehat.
Kolaborasi lintas negara ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan usia dini, dan institusi pendidikan tinggi kedokteran gigi, baik dari dalam maupun luar negeri. Dukungan Disdikpora Bantul dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan mendorong terselenggaranya program-program serupa di satuan PAUD lain di wilayah Bantul, sehingga upaya membangun generasi yang lebih sadar akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut sejak dini dapat menjangkau lebih banyak anak.
