BANTUL โ Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul berpartisipasi dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Pemilu dan Demokrasi melalui Pemilos Serentak Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, guru pendamping Pemilos SMP/MTs se-Kabupaten Bantul, panitia Pemilos Serentak, serta unsur terkait lainnya.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada guru pendamping dan panitia Pemilos mengenai pelaksanaan Pemilos Serentak Tahun 2026 sebagai media pendidikan pemilu dan demokrasi di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan penyelenggaraan Pemilos di setiap satuan pendidikan dapat terlaksana secara tertib, demokratis, transparan, serta menjadi sarana pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul menyampaikan bahwa Pemilos memiliki peran penting sebagai wahana pendidikan karakter sekaligus pendidikan demokrasi bagi peserta didik. Menurutnya, Pemilos bukan hanya sekadar kegiatan rutin tahunan di sekolah, tetapi merupakan proses pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip demokrasi melalui pemilihan Ketua OSIS.
"Pemilos bukan sekadar kegiatan rutin tahunan di setiap sekolah, tetapi yang terpenting adalah bagaimana seluruh pelajar di Kabupaten Bantul dapat tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang demokratis," ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul.
Beliau menjelaskan bahwa melalui pelaksanaan Pemilos, peserta didik dapat belajar menghargai pendapat orang lain, bersikap terbuka terhadap perbedaan dan kritik, serta tidak memaksakan kehendak. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam membangun karakter demokratis yang perlu ditanamkan sejak dini agar peserta didik mampu hidup berdampingan di tengah keberagaman dan memiliki sikap saling menghormati.
Selain itu, beliau menekankan pentingnya musyawarah sebagai bagian dari proses demokrasi. Mulai dari pembentukan panitia hingga pengambilan keputusan, setiap tahapan Pemilos menjadi ruang belajar bagi peserta didik untuk berdiskusi, menyampaikan pendapat, mencapai kesepakatan bersama, serta mengedepankan sikap adil dan bertanggung jawab. Menurut beliau, siapa pun yang terpilih nantinya merupakan hasil keputusan bersama yang harus dihormati dan diterima dengan sikap dewasa sebagai wujud kedewasaan dalam berdemokrasi.
Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, KPU Kabupaten Bantul juga memberikan pembekalan mengenai tahapan penyelenggaraan Pemilos Serentak Tahun 2026 kepada guru pendamping dan panitia Pemilos. Dengan adanya pembekalan tersebut, diharapkan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Bantul mampu menyelenggarakan Pemilos secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.
Disdikpora Kabupaten Bantul berharap pelaksanaan Pemilos Serentak Tahun 2026 tidak hanya menghasilkan pemimpin organisasi siswa yang berkualitas, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, kepemimpinan, tanggung jawab, kejujuran, serta penghargaan terhadap keberagaman kepada seluruh peserta didik sebagai bekal menghadapi kehidupan bermasyarakat di masa depan.
