Bupati Bantul Tinjau Hasil Revitalisasi dan Digitalisasi di SD Negeri Rejodadi Kasihan

BANTUL – SD Negeri Rejodadi, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, menggelar open house hasil revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan hasil pembenahan fasilitas sekolah sekaligus menunjukkan komitmen satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, serta Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta yang diwakili oleh Susianto, M.Pd. Turut hadir Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Dr. Titik Sunarti Widyaningsih, Kepala Bidang SD, Istiani Nurhasanah, M.Pd., Panewu Kasihan, Anjar Arintaka Putra, S.Sos., M.M., Lurah Ngestiharjo, pengawas SD Dikpora Kabupaten Bantul Martono, M.Pd. dan Ngadino, M.Pd., serta Pengawas Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Emi Rusnawati, S.Pd.

Dalam sambutannya, Kepala SD Negeri Rejodadi, Sarofah, M.Pd., menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Bantul beserta jajaran dan dukungan berbagai pihak terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolahnya.

Ia menjelaskan bahwa bangunan yang direvitalisasi memiliki nilai historis karena telah berdiri sejak tahun 1976 dan pada awalnya difungsikan sebagai rumah dinas guru. Selama hampir 50 tahun, bangunan tersebut belum pernah mendapatkan rehabilitasi besar sehingga kondisinya mengalami kerusakan, mulai dari atap asbes yang keropos, dinding retak, hingga lantai yang pecah.

Pada tahun 2026, SD Negeri Rejodadi memperoleh Bantuan Pemerintah melalui Program Revitalisasi Sekolah Dasar yang merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Pada 28 April 2026, pihak sekolah menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan nilai bantuan sebesar Rp378.487.672 untuk rehabilitasi Ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Ruang Laboratorium Komputer. Pelaksanaan pekerjaan fisik dimulai pada 13 Juni 2026 dan berhasil diselesaikan sesuai dengan target waktu serta mutu yang ditetapkan.

Melalui program tersebut, bangunan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini bertransformasi menjadi fasilitas pendidikan yang lebih modern, aman, dan representatif. Hasil revitalisasi meliputi:

Ruang Laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang siap mendukung pembelajaran digital serta pelaksanaan asesmen murid.

Ruang UKS yang lebih higienis dan sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan sekolah untuk mendukung penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Selain peningkatan sarana fisik, SD Negeri Rejodadi juga terus mengembangkan kualitas pembelajaran melalui digitalisasi pendidikan. Salah satunya dengan memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP), yaitu perangkat layar interaktif bantuan pemerintah yang dapat digunakan guru untuk menyajikan materi secara lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan murid dalam proses belajar sekaligus mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis digital.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, meninjau langsung hasil revitalisasi dan fasilitas digitalisasi yang telah tersedia di SD Negeri Rejodadi. Bupati berharap perbaikan sarana dan prasarana serta pemanfaatan perangkat teknologi dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para murid.

Bupati juga menekankan pentingnya dukungan fasilitas pendidikan yang memadai agar anak-anak dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal. Dengan ruang belajar yang lebih representatif dan dukungan peralatan modern, murid diharapkan semakin bersemangat dalam belajar dan mampu mengembangkan potensi diri.

Pelaksanaan open house ini menjadi bukti bahwa revitalisasi sekolah tidak hanya berorientasi pada perbaikan bangunan, tetapi juga pada penciptaan lingkungan pendidikan yang mendukung peningkatan mutu pembelajaran. Ketersediaan fasilitas yang layak dan pemanfaatan teknologi digital diharapkan mampu memperkuat pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh murid.

Seluruh warga SD Negeri Rejodadi, bersama orang tua murid dan komite sekolah, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bupati Bantul, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul, BPMP Daerah Istimewa Yogyakarta, serta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungan terhadap revitalisasi dan digitalisasi sekolah.

Dengan fasilitas yang semakin baik, SD Negeri Rejodadi diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, menciptakan pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan, serta mempersiapkan generasi muda Bantul yang unggul dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.