Bimtek Sistem Tata Kelola Satuan Pendidikan Dorong Sekolah Optimalkan Rapor Pendidikan untuk Penyusunan RKT dan RKAS

Bantul, 15 September 2026 — Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola satuan pendidikan melalui penguatan kapasitas kepala sekolah dan guru. Salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis Sistem Tata Kelola Satuan Pendidikan yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sanden, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–17.00 WIB tersebut diikuti oleh kepala sekolah dan guru dari Gugus 3 SMP Bantul, khususnya sekolah penerima BOSP Kinerja Terbaik, yaitu SMP Negeri 1 Sanden, SMP Negeri 1 Pundong, SMP Negeri 2 Pundong, dan SMP Muhammadiyah Sanden.

Kegiatan dibuka oleh Dr. Titik Sunarti Widyaningsih, M.Pd., Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait pentingnya tata kelola sekolah yang berbasis data sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan.

Bimbingan teknis ini merupakan salah satu program kegiatan sekolah penerima BOSP Kinerja Terbaik yang dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun program sekolah berdasarkan hasil analisis Rapor Pendidikan.

Melalui kegiatan tersebut, peserta diarahkan untuk memanfaatkan data Rapor Pendidikan sebagai dasar dalam mengidentifikasi permasalahan dan menentukan prioritas perbaikan sekolah. Hasil analisis selanjutnya digunakan sebagai pijakan dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Pemaparan materi sekaligus pendampingan dilakukan oleh fasilitator dari BPMP DIY, yaitu Utama Singgih Budiarso dan Susi Anto. Selain mendapatkan materi, peserta juga terlibat secara aktif dalam praktik analisis Rapor Pendidikan dari sekolah masing-masing.

Peserta dibagi dalam kelompok untuk menganalisis kondisi satuan pendidikan berdasarkan data yang tersedia, kemudian menyusun program sebagai tindak lanjut dari hasil analisis tersebut. Salah satu program yang telah dirancang selanjutnya akan dipraktikkan di sekolah masing-masing sebagai bagian dari penugasan Bimtek.

Pendekatan praktik tersebut diharapkan dapat membantu sekolah menghubungkan data, perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program secara lebih sistematis. Dengan demikian, perencanaan sekolah tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar diarahkan pada kebutuhan dan peningkatan mutu satuan pendidikan.

Hasil penugasan dari kegiatan Bimtek ini selanjutnya akan menjadi bahan untuk kegiatan Implementasi Tata Kelola Satuan Pendidikan yang direncanakan dilaksanakan pada Oktober 2026.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Dinas Dikpora Bantul bersama BPMP DIY berharap sekolah dapat semakin mampu mengembangkan tata kelola yang efektif, berbasis data, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran serta layanan pendidikan bagi peserta didik.