Bidang SMP Sosialisasikan Program Pengembangan Potensi Peserta Didik melalui ECD dan FSBS

Bantul, 10 Agustus 2026 — Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul melalui Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP) melaksanakan sosialisasi berbagai program strategis untuk memperkuat mutu pendidikan jenjang SMP/MTs yang diikuti oleh kepala sekolah SMP/MTs negeri dan swasta se-Kabupaten Bantul bertempat di Gedung Induk Saba Mandala. 
Beberapa program yang disampaikan meliputi penguatan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP), peningkatan prestasi akademik dan nonakademik, penguatan pendidikan karakter, serta pengembangan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Melalui program-program tersebut, satuan pendidikan diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang semakin bermutu, berpihak pada peserta didik, sekaligus membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang seluruh warga sekolah.
Selain program utama Bidang SMP, kegiatan juga menjadi momentum untuk menyosialisasikan English Competition Day (ECD) dan Festival Seni Budaya Siswa. Cabang perlombaan ECD: Vlogging, Inspirative Experience Telling, News Reading, Singing, dan Story Telling.Sedangkan cabang lomba FSB: Paduan suara,Karawitan, Tari dan Ilustrasi.  Kedua kegiatan tersebut diarahkan sebagai wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, kreativitas, apresiasi seni, kecintaan terhadap budaya, serta kemampuan berekspresi. Pengembangan potensi peserta didik tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada tumbuhnya talenta, karakter, kreativitas, kolaborasi, dan rasa percaya diri. Kepala sekolah diharapkan dapat menerjemahkan kebijakan dan program Bidang SMP ke dalam program kerja satuan pendidikan secara terarah dan berkelanjutan. Kolaborasi antara Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik menjadi kunci untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas
Kepala sekolah diharapkan dapat menerjemahkan kebijakan dan program Bidang SMP ke dalam program kerja satuan pendidikan secara terarah dan berkelanjutan. Kolaborasi antara Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik menjadi kunci untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
“Prestasi tumbuh dari pembelajaran yang bermutu, karakter tumbuh dari budaya sekolah yang positif, dan potensi berkembang ketika setiap anak diberi ruang untuk berkarya.”